40% Orang Tua terpaksa merayakan Pesta Ulang Tahun Anak

Membuat pesta ulang tahun untuk si kecil memang sangat menyenangkan. Kue-kue dan atraksi badut tidak pernah absen dari kemeriahan pesta. Teman-teman anak tentu saja tidak ketinggalan memeriahkan pesta.

Pesta ulang tahun atau Birthday party merupakan salah satu topik yang ramai dibicarakan orangtua di beberapa forum online. Disimpulkan oleh situs Mum’s Net, orangtua ingin anak mereka memiliki pesta yang sama meriahnya seperti teman-teman mereka.

Dikutip dari The Telegraph, ada lebih dari 500 orangtua yang memiliki anak di bawah usia 18 tahun mengikuti survei tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat pesta ulang tahun si kecil. Survei diadakan oleh lembaga amal yang didirikan JK Rowling, Lumos.

Dari survei itu terungkap, 40% orang tua merasa terpaksa mengadakan pesta ulang tahun mewah untuk anak mereka. 4 dari 10 orangtua di Inggris mengaku menghabiskan Rp 1,3-6 juta untuk pesta ulang tahun anak. Dalam setahun, hanya 13% orang tua menghabiskan sekitar Rp 650 ribu untuk pesta ulang tahun anak mereka.

Biaya jutaan rupiah itu dialokasikan untuk menghadirkan badut penghibur yang harga sewanya bisa mencapai satu juta per jamnya. Orangtua juga harus memesan tempat khusus untuk pesta tersebut. Kalau di Indonesia, pilihannya mulai dari hotel hingga restoran cepat saji.

Bahkan kini cukup banyak orangtua yang menyewa event birthday party organizer untuk mengurus pesta ulang tahun anak. Salah satu birthday organizer yang terkenal di Inggris adalah Party Pieces. Birthday Party Organizer yang didirikan oleh Carole dan Michael Middleton, orang tua dari Duchess of Cambridge itu, mengenakan biaya sebesar £86 atau sekitar satu juta untuk 16 tamu undangan.

Sekarang ini juga kita bisa melihat banyak anak selebriti yang merayakan ulang tahunnya dengan sangat meriah. Contohnya, Suri Cruise, putri dari aktor Tom Cruise dan Katie Holmes. Pasangan selebriti itu dilaporkan merayakan pesta ulang tahun ke-2 Suri dengan biaya $100,000 atau sekitar Rp 900 juta.

Georgette Mulheir, chief executive Lumos, mengatakan “Orangtua di Inggris berada di bawah tekanan yang terus meningkat untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk pesta ulang tahun anak-anak mereka.”

Kondisi ini menurut Mulheir sangat memprihatinkan. Apalagi Lumos saat ini sedang mengadakan kampanye Light a Birthday Candle. Kampanye itu dibuat untuk menggalang kesadaran kalau saat ini ada ribuan anak yang tidak bisa atau tidak mampu merayakan ulang tahun mereka. Bahkan ada cukup banyak anak yang tak tahu kapan mereka lahir.

 

HOPE organizer 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *